image1

Pelabuhan Kuala Tanjung, Optimis Beroperasi 2017

METROASAHAN.COM, Sabtu, 28 Mei 2016

METROASAHAN.COM, BATUBARA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menargetkan Pelabuhan Kuala Tanjung dapat beroperasi kuartal pertama pada tahun 2017 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Rini Soemarno saat meninjau pelaksaan pengerjaan Proyek Multipurpose dan Fasilitas Pendukung Pelabuhan Kuala Tanjung, Jumat (27/5) sore. Dalam kunjungannya tersebut, Rini Soemarno didampingi Dirut Pelindo I Bambang Eka Cahyana, Direktur Bisnis PT Pelindo I (Persero) Syaputra, Manajer Proyek PT PMT Raflis Basa, Dirut PT PMT Hoesadi A Putra, Hardi selaku Manajer Umum PT Prima Multi Terminal (PMT), Manager Keuangan PT Pelindo I (Persero) Cabang Kuala Tanjung Syahru Ramadhan, Dirut PT Inalum Winardi serta jajarannya, Kabag Ops Polres Batubara Kompol M Silaen, Kepala Kantor Kesahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kuala Tanjung Anggiat Douglas Silitonga SSit, MTr, GM Manajer Umum PT Inalum Djoko Laksono.

Dalam kunjungannya ke Kuala Tanjung, Rini Soemarno juga  meninjau serta melihat langsung pengerjaan trestle (jembatan penghubung) menuju dermaga. Dalam kesempatan itu, Rini menyebutkan progress yang telah tercapai meliputi pembangunan trestle, dermaga, dan container yard sudah mencapai 45 persen.

“Mengenai perkembangan pembangunan pelabuhan Kuala Tanjung ini, saya rasa lebih dari yang saya harapkan dan sudah mencapai lebih dari 45 persen. Insya Allah, ditargetkan kuartal pertama tahun depan (2017) sudah dapat mulai beroperasi. Ini pembangunan tahap pertama tentunya dan pembangunannya sudah sangat baik,” ujar Rini Soemarno di sela-sela kunjungannya.

Sementara mengenai masih terbengkalainya pembangunan jalur kereta api dari stasiun Bandar Tinggi menuju Pelabuhan Kuala Tanjung, Rini Soemarno mengatakan akan mempertanyakan hal itu ke pihak terkait yang menangani proyek itu.

“Iya mengenai itu mungkin saya akan komunikasikan. Kok jalur kereta-nya sama sekali terhambat dan belum diteruskan pembangunannya. Padahal tujuan kita nantinya sebetulnya kalau kuartal pertama Pelabuhan Kuala Tanjung ini sudah bisa beroperasi, tentunya kereta seharusnya juga sudah bisa jalan, karena sebetulnya tujuan kereta ini untuk mengangkut barang kargo yang nantinya dikirim melalui kapal. Jadi, saya nanti akan komunikasikan di Jakarta,” katanya.

Saat ditanya kepastian kehadiran Presiden Jokowi tahun depan, Menteri BUMN mengaku dia tidak bisa memastikannya. “Itu saya tidak bisa janji ya,” katanya sembari berlalu.

Pantauan koran ini di lokasi, Menteri BUMN Rini Sumarno turun dari mobil dinasnya RI 45 dan langsung disambut sejumlah pejabat penting di BUMN. Kemudian bersama rombongan langsung meninjau lokasi pembangunan pelabuhan. Kemudian melihat dokumentasi progress pebangunan pelabuhan.

Usai meninjau lokasi pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung, Rini Soemarno langsung melanjutkan kunjungannya menuju PT Inalum.
Direktur Operasi PT PMT Eko Widiyanto mengatakan, kunjungan Menteri BUMN tersebut untuk melihat progress pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung.

“Kunjungan Menteri BUMN untuk meninjau progress pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung yang sampai saat ini terus berjalan. Setahun lalu beliau juga sudah hadir dan sekarang beliau datang kembali untuk memantau kembali progress pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung. Beliau sudah melihat pekerjaan kita dan beliau menyatakan puas dengan hasil pengerjaan. Kemudian meminta kita untuk menyelesaikan pengerjaan pembangunan Pelabuhan Kuala Tanjung tepat pada waktunya,” tandasnya. (wan/dro)